Selasa, 12 November 2013

Budaya Adat Suku Tana Toraja

By irfan ali | At 03.37 | Label : | 0 Comments
Suku Toraja adalah suku yang menetap di pegunungan bagian utara Sulawesi Selatan, Indonesia. Populasinya diperkirakan sekitar 1 juta jiwa, dengan 500.000 di antaranya masih tinggal di Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Mamasa. Mayoritas suku Toraja memeluk agama Kristen, sementara sebagian menganut Islam dan kepercayaan animisme yang dikenal sebagai Aluk To Dolo. Pemerintah Indonesia telah mengakui kepercayaan ini sebagai bagian dari Agama Hindu Dharma.
Kata toraja berasal dari bahasa Bugis, to riaja, yang berarti "orang yang berdiam di negeri atas". Pemerintah kolonial Belanda menamai suku ini Toraja pada tahun 1909. Suku Toraja terkenal akan ritual pemakaman, rumah adat tongkonan dan ukiran kayunya. 
Indenditas Etnis
      Suku Toraja memiliki sedikit gagasan secara jelas mengenai diri mereka sebagai sebuah kelompok etnis sebelum abad ke-20. Sebelum penjajahan Belanda dan masa pengkristenan, suku Toraja, yang tinggal di daerah dataran tinggi, dikenali berdasarkan desa mereka, dan tidak beranggapan sebagai kelompok yang sama. Meskipun ritual-ritual menciptakan hubungan di antara desa-desa, ada banyak keragaman dalam dialek, hierarki sosial, dan berbagai praktik ritual di kawasan dataran tinggi Sulawesi.
 "Toraja" (dari bahasa pesisir to, yang berarti orang, dan Riaja, dataran tinggi) pertama kali digunakan sebagai sebutan penduduk dataran rendah untuk penduduk dataran tinggi. Akibatnya, pada awalnya "Toraja" lebih banyak memiliki hubungan perdagangan dengan orang luar—seperti suku Bugis, suku Makassar, dan suku Mandar yang menghuni sebagian besar dataran rendah di Sulawesi—daripada dengan sesama suku di dataran tinggi. Kehadiran misionaris Belanda di dataran tinggi Toraja memunculkan kesadaran etnis Toraja di wilayah Sa'dan Toraja, dan identitas bersama ini tumbuh dengan bangkitnya pariwisata di Tana Toraja.

Senin, 11 November 2013

Pengetian Seni Rupa Dua dimensi dan tiga Dimensi

By irfan ali | At 08.58 | Label : | 3 Comments
Dalam dunia Seni Siapa sich Yang tidak Kenal Dengan Seni Rupa Dua Dimensi dan Tiga Dimensi?
   Pengertian Seni rupa Dua dimensi Adalah karya seni rupa yang dapat dilihat dari segi panjang lebar dan keindahannya ,contohnya yaitu seperti lukisan ,

    Seni rupa tiga dimensi adalah seni rupa yang memerlukan ruang, karena mempunyai ukuran panjang, lebar, dan tebal. Karena seni rupa tiga dimensi tidak mempunyai bidang datar dan tidak datar, sehingga penempatannya berdiri lepas artinya tidak tergantung pada dinding sebagai dasarnya, sebagai contohnya patung, seni bangunan, (arsitektur) dan seni terapan misalnya perabotan rumah tangga.

Seni rupa Dua dimensi dan seni rupa tiga dimensi ini hampir sama ,cuma yang membedakan adalah bentuk penambilan di mana karya eni rupa dimensi hanya mencolok pada keindahannya sehingga karya seni rupa tiga dimensi bisa di katakan bahwa seni rupa ini dapat lebih berarti fungsinya di banding karya seni rupa dua dimensi.

Sabtu, 09 November 2013

Prinsip Prinsip Seni Rupa

By irfan ali | At 05.45 | Label : | 1 Comments
Prinsip Prinsip Seni rupa juga di ssebut kaidah kaidah yang menjadi pedoman pedoman  dalam berkarya seni rupa. prinsip seni rupa ini yaitu : Kesatuan, keseimbangan, irama, pusat perhatian, dan keseleraan.
      kesatuan
  (unity ),unsur unsur dalam sebuah karya seni rupa salin bertautan.tidak ada lagi bagian yang berdiri sendiri.
      keseimbangan
  berarti kesamaan bobot dari unsur unsur karya . ssecara wujud dan jumlahnya mungkin tidak sama namun nilai nya dapat di imbangkan .macam keseimbangan yakni keseimbangan : terpiusat/sentral,diagonal,simetris dan asimetris.
      Irama
 Dalam Seni rupa diusahakan Lewat penyusunan unsur unsur yang ada atau pengulangan dari unsur unsur yang di atur,pusat perhatian adalah unsur yang sangat menonjol atau berbeda dengan unsur unsur yang ada di sekitarnya .untuk menciptakan pusat perhatian ,kita bisa menempatkan unsur yang paling domain.
Posting Lama ►
 

Blogger news

Blogger templates

Total Tayangan Laman

Copyright © 2012. Catatan kuliah seni - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Blog Bamz