y pengaruh musik dalam kehidupan

Kamis, 12 September 2013

pengaruh musik dalam kehidupan


Musik sangat berperan penting bagi perkembangan IQ (Intelegent Quention), bagi manusia, khusunya musik klasik, terutama bagi anak-anak. Dewasa ini banyak orang tua yang tidak peduli dan mengetahui akan pentingnya musik terhadap perkembangan intelektual dan social anak, kesehatan jiwa dan fisik.
Musik merupakan bahasa yang universal, karena musik mampu di mengerti dan dipahami oleh setiap orang dari bangsa apapun di dunia ini. Tidak bisa dihindari lagi bahwa musik telah menjadi bagian penting bagi kehidupan manusia . Selain itu, musik juga mempunyai peranan yang sangat penting dalam perkembangan kedisiplinan dan karakter anak-anak dalam usia dini.
Para ahli telah membuktikan penelitiannya tentang betapa pentingnya pengaruh musik terhadap perkembangan manusia diantaranya :
a. Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quention)
b. Musik memberi pengaruh pengaruh positif bagi manusia, diantaranya menunjang perkembangan intelektual dan social anak, kesahatn jiwa dan fisik. Seorang anak yang sejak kecil mendengarkan musik, khusunya musik klasik akan lebih berkembang kecerdasaanya dan intelegensinya. Tingkat kedisiplinannya lebih tinggi.
c. Grace Sudargo, seorang musisi dan pendidikan mengatakan “musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut sehingga iya berperan besar dalam perkembangan otak, karakter, bahkan raga manusia”.
d. Musik bisa menentramkan, menenangkan dan meyembuhkan.


Beberapa orang menganggap musik tidak berwujud sama sekali.
Musik adalah suatu alat yang tidak memiliki batasan batasan bagi umat manusia untuk menikmatinya ;
 ambil contoh ; ada orang yang bisa bahasan jerman namun zu viele Heute konnen nicht Deutch Sprechen ; tidak demikian dengan musik ; dengan multi modal stimulus yang dia miliki , maka musik begitu diterima oleh indera pendengaran kita ; maka ia merambah masuk melalui saraf pendengaran , diterima ,diartikan di otak , dan apabila musik itu bagus maka ia turut mempengaruhi suatu organ di otak yang bernama system limbic, dimana setelah perangsangan itu maka akan terlibatlah unsur emosi yang kita miliki sehingga akan mempengaruhi semua metabolisme otak kita ; kemudian ditemukan pula bahwa ternyata nada nada yang sangat baik bagi "makanan" otak kita adalah nada nada dengan frekuensi tinggi ; banyak orang yang berpendapat bahwa semua musik klasik adalah sama saja , entah itu Mozart, Beethoven, Bach, Chopin, atau "si raja Waltz" Strauss sekalipun ; dan ternyata mengapa Mozart seringkali dijadikan acuan , karena selain rentang nada yang sedemikian luas dari lagu lagu karyanya, ditambah lagi dengan tempo yang sedemikian dinamis ; ternyata hamper semua karya karya Mozart memiliki nada nada dengan frekuensi tinggi ; sehingga pada penelitian penelitian , seringkali didapatkan hasil bahwa musik dari Wolfgang Amadeus Mozart-lah yang paling optimal dalam meningkatkan fungsi otak kita ; selain itu baru hal "relative" terbaru yang didapat adalah bahwa selain musik Mozart ; ternyata musik dari lagu lagu Gregorian ( chant of Gregorian ) khususnya dari jaman rahib Dom Moquereau dan Dom Gajard sangat baik dalam mengisi "baterei otak" dan juga memiliki kualitas penyembuhan tertentu . Lagu lagu Gregorian , seperti kita ketahui tidak memiliki tempo, atau ketukan irama ; irama yang dibentuk ternyata terlahir dari irama irama fisiologis, seperti pernafasan dan detak jantung ; kidung Gregorian memberi energi dan kedamaian batin pada orang yang menyanyikan dan mendengarkannya ; ia juga menjaga tubuh dan pikiran manusia agar berada dalam kesadaran yang tenang ; dan dari hasil penelitian yang paling baru ; ternyata juga ditemukan bahwa bunyi " Om..." suara bhiksu dan suara orang mengaji juga memiliki kualitas yang kurang lebih sama dengan chant of Gregorian .
Musik klasik bukan semata-mata untuk kesenangan saja, melainkan juga berguna untuk perkembangan anak. Dalam kegiatan belajar musik berfungsi agar otak kanan ikut aktif, karena biasanya yang aktif hanya otak kiri. Jadi intinya perlu adanya keseimbangan fungsi otak kiri dengan otak kanan agar kegiatan yang dilakukan mendapatkan hasil yang optimal. Keseimbangan itu dapat diupayakan melalui aktifitas musik yang konstruktif.
Garace Sudargo (seorang musisi dan pendidik) mengatakan bahwa "dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan olah raga manusia.
Seorang ahli biofisika telah melakukan suatu percobaan tentang pengaruh musik bagi kehidupan makhluk hidup. Dua tanaman dari jenis dan umur yang sama diletakkan pada tempat yang berbeda. Yang satu diletakkan dekat dengan pengeras suara (speaker) yang menyajikan lagu-lagu slow rock dan heavy rock, sedangkan tanaman yang lain diletakkan dekat dengan speaker yang memperdengarkan lagu-lagu yang indah dan berirama teratur. Dalam beberapa hari terjadi perbedaan yang sangat mencolok. Tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu rock menjadi layu dan mati, sedangkan tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu indah tumbuh segar dan berbunga. Suatu bukti nyata bahwa musik sangat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup.
Musik dapat diibaratkan seperti pelumas, membuat sesuatu yang tadinya macet menjadi longgar atau lapang. Dari kelapangan itu muncul kreativitas. Musik bisa menjadi katup pelepas sehingga yang macet-macet itu menjadi lancer.
 Kemacetan ini sering terjadi juga dalam pembelajaran. Selama ini pembelajaran selalu dikaitkan dengan perumpamaan, seperti mengumbar itu harus memakai pensil dulu dan lain-lain. Padahal seharusnya tidak demikian. Belajar adalah ekspresi. Dengan menggunakan musik, diharpkan belajar menjadi santai, menyenangkan sehingga mendorong kebebasan berekspresi karena pada dasarnya setres dan tekananlah yang menghambat pembelajaran.

Adanya pengaruh positif musik terhadap fisik dan psikologis manusia itu, menjadikan musik dimanfaatkan sebagai media penyembuhan. Tentu saja penggunaan musik harus digunakan secara proporsional. Tidak semua jenis musik bisa didenger dalam segala kondisi bahkan terkadang kita justru memerlukan keheningan untuk menenangkan perasaan. Bahkan suara nyanyian burung, gemercik aliran sungai, tetesan air hujan dan gemuruh ombak bisa menjadi musik terindah untuk menenangkan perasaan jiwa.

Sejatinya musik tidak hanya terbatas dari suara yang dihasilkan dari instrumen atau suara manusia semata, tapi suara alam juga bisa menjadi sumber musik yang sangat menawan. Karena itu, jangan pernah melupakan suara nyanyian alam dan dengarlah keindahan musikalnya yang begitu natural.
Tanpa musik hidup terasa hampa, sepi, sunyi, mati.
Sumber : ( Stephanie Merritt, sinfoni otak : 39 Aktivitas merasang IQ, EQ, SQ uantuk membangkitkan kreatifitas KAIFA, 1996, hal.82)
             :http://lagubaru-mp3baru.blogspot.com/2010/03/pengaruh-musik-pada-kehidupan.html

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Blogger news

Blogger templates

Total Tayangan Laman

Copyright © 2012. Catatan kuliah seni - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Blog Bamz